Kebijakan Ummusshabri dimasa Pandemi Covid 19 Jelang Tahun Ajaran Baru 2020-2021

Kendari (MTs Pesri) --- Sebagai Sebuah lembaga Pendidikan Swasta yang sudah tidak asing lagi namanya di Sulawesi Tenggara (Sultra) Ummusshabri Kendari Jelang dimulainya tahun ajaran baru 2020-2021 mendatang akan melakukan pembelajaran secara daring dan offline, hal ini terkait dengan kebijakan pemerintah menetapkan New Normal di masa Pandemi Covid-19.

Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari Dr. Supriyanto, MA saat memberikan sambutan Penerimaan Raport secara Virtual Via Zoom meeting Rabu 24 Juni 2020 mengatakan“ setelah pemerintah menetapkan new normal di masa Pandemi Covid-19,  maka untuk merespon kebijakan pemerintah tersebut Ummusshabri mengeluarkan beberapa kebijakan, poin poin kebijakan ini diantaranya bahwa Proses belajar mengajar (PBM) akan dimulai pada tahun ajaran baru 2020-2021 dengan sistem daring dan offlain, disain PBM ini, untuk meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19, Pembelajaran siswa di sekolah dibagi menjadi 2 shift, yaitu shif pagi dan siang, posisi siswa dengan lainnya pun di dalam kelas diatur dengan jarak aman sesuai standar protokol kesehatan, menggunakan masker serta selalau mencuci tangan, siswa yang tidak bisa mengikuti pembelajaran di sekolah secara offline atau secara langsung, bisa mengajukan diri ke madrasah untuk mengikuti pembelajaran secara daring”,Ungkapnya.

Selain itu Supriyanto menuturkan “bahwa di tahun ajaran baru mendatang Yayasan Ummusshabri akan memberikan pengurangan pembayaran, ini dilakukan sebagai wujud empati Yayasan kepada orang tua menghadapi pandemi covid-19,”tuturnya. (IK)

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Additional information