Wisuda Santri XIV, Gubernur Sultra & Walikota Kendari Apresiasi Kemajuan Ummusshabri

 

Kendari, (MTs Pesri)---Sudah menjadi tradisi di Ummusshabri untuk mengakhiri masa studi santri di gelar Wisuda Terpadu untuk santri PAUD, MI, MTs dan MA.Tahun ini wisuda santri XIV digelar pada tanggal 2 Juni 2021 bertempat di Hotel Azizah Syari'ah, yang diikuti oleh 607 wisudawan dan wisudawati yang terdiri dari santri PAUD 100 orang, MI 179 orang,  MTs 243 orang, dan MA 85 orang Karena alasan protokol kesehatan maka Wisuda santri kali ini digelar dengan 2 sesi,  yaitu sesi pagi diperuntukkan bagi wisudawan tingkat PAUD dan MI serta sesi siang diperuntukkan bagi wisudawan MTs dan MA. Pada Wisuda sesi pagi dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tenggara bapak H. Ali Mazi, SH bersama Ketua Penggerak PKK Sulawesi Tenggara Hj. Agista Ariany Ali Mazi, SE.  Sedangkan pada sesi siang dihadiri oleh Walikota Kendari H. Sulkarnain K, SE., ME dan Kakanwil Kementerian Agama Prov. Sultra

Ketua Yayasan Ummusshabri Dr. Supriyanto, MA mengawali sambutannya dengan melaporkan perkembangan Ummusshabri baik perkembangan bangunan fisik maupun pengembangan proses pembelajaran dan prestasi-prestasi yang diraih. Ia menuturkan  "Secara fisik ummusshabri dibangun berdasarkan desain tata ruang yang disesuaikan dengan perkembangan kota, dengan kualitas bangunan - bangunannya yang modern dan berstandar internasional.  "Ummusshabri sebagai madrasah berstandar internasional pertama di Sulawesi Tenggara dengan penerapan double kurikulum nasional dan internasional saat ini telah dikenal banyak kalangan karena prestasi demi prestasi yang diraihnya, misalnya selama masa pandemi covid 19 saja dalam catatan saya prestasi tingkat nasional yang diraih Ummusshabri untuk Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 8 kali, Madrasah Tsanawiyah 21 kali dan Madrasah Aliyah 8 kali, karenanya masa pandemi covid 19 bagi Ummusshabri tidak menjadi penghalang tetapi justru semakin melahirkan kreatifitas yang tinggi. "dan yang lebih membanggakan lagi karena MTs Ummusshabri dinobatkan oleh Kementerian Agama RI menjadi sekolah 5 terbaik tingkat Nasional, "tambahnya.

Suprianto juga menuturkan "Saat ini Ummusshabri juga mendapat banyak apresiasi dan menjadi perbincangan banyak kalangan dan praktisi pendidikan tidak hanya lokal, nasional bahkan internasional,  sehingga Ummusshabri sudah menjadi rujukan atau kiblat pendidikan bahkan Ummusshabri sudah menjadi obyek kajian dan penelitian banyak kalangan, itu sebabnya sehingga GUPPI Pusat menetapkan sistem pendidikan di Ummusshabri dijadikan sebagai Model Pembaharuan pendidikan Islam di Indonesia, "tambahnya.

“selain itu Ummusshabri juga telah meneguhkan diri sebagai pusat toleransi dan budaya, karenanya Ummusshabri memiliki kerjasama dengan beberapa sekolah dari beberapa negara yang berbeda.

Gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi,  SH mengawali sambutannya dengan memberikan ucapan selamat dan apresiasi atas terselenggaranya wisuda santri Ummusshabri.

“atas nama pribadi dan pemerintah daerah Sulawesi Tenggara menyampaikan selamat kepada santri yang hari ini telah di wisuda juga kepada orangtua santri yang telah berhasil menamatkan anaknya di Ummusshabri.

“saya sebagai orang tua santri juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada segenap pengurus yayasan Ummusshabri yang telah mampu melaksanakan wisuda di tengah pandemi covid 19 dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Pemerintah daerah Sultra sangat peduli dan mendukung pengembangan pendidikan, sejak tahun 2018 telah dialokasikan dana penunjang pendidikan dan pemberian beasiswa bagi Mahasiswa pada program Sultra cerdas.

"untuk menumbuhkan minat baca bagi masyarakat di Sulawesi Tenggara pemerintah prov. Sultra telah membangun Perpustakaan Digital berkelas Internasional dan in syaa Allah sebelum akhir 2021 sudah bisa dimanfaatkan, "terangnya.

Sementara itu Walikota Kendari H. Sulkarnain K, SE., ME yang hadir pada sesi kedua wisuda santri XIV dalam sambutannya menuturkan “wisuda santri ini menjadi penting bagi saya sebagai Walikota Kendari, karena kehadiran Ummusshabri turut serta meringankan beban dan membantu tugas-tugas pemerintah kota Kendari, atas semua itu saya patut mengapresiasi.

Menurutnya bahwa program Walikota Kendari untuk menjadikan kota Kendari sebagai kota yang layak huni juga sangat ditentukan tersedianya sarana yang memadai termasuk di dalamnya sarana pendidikan.

“membangun tidak hanya terfokus pada pembangunan secara fisik tetapi penting sekali membangun SDM terlebih dahulu, karena kehadiran lembaga pendidikan seperti Ummusshabri menjadi penting karena diharapkan dapat melahirkan SDM yang memiliki mental spritual yang bagus.

“tantangan masa depan akan lebih berat, terutama dalam menangkal berbagai dampak negatif dari perkembangan zaman, karenanya sangat tepat jika orang tua bisa memasukkan putra-putrinya untuk didik di ummusshabri, karena saya menaruh harapan besar kepada alumni Ummusshabri ke depan akan menjadi pelopor pembangunan Kota Kendari, “harapnya ( MA/IK)

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Additional information