Ummusshabri Gelar Workshop Penggunaan AplikasiY-Book Bagi

Kendari, (MTs Pesri)--- Ummusshabri Kendari Kamis, 15 Juli 2021, menggelar kegiatan workshop pemanfaatan Y-Bookyang berlangsung  secara virtual. Kegiatan workshop digelar dengan bekerjasama dengan penerbit Yudhistira sebagai mitra Ummusshabri dalam menyediakan sarana buku dan bahan ajar.

Pimpinan penerbit Yudhistira Sultra Suherno, menerangkan bahwa “Yudhistira Book (Y-Book) merupakan aplikasi buku digital/buku elektronik yang dikembangkan oleh penerbit yudhistira untuk menunjang dan membantu pembelajaran siswa di kelas, aplikasi ini dibuat khusus untuk guru, yang berisi bahan ajar yang sama dengan buku-buku yang telah dicetak oleh penerbit Yudhistira dan juga dilengkapi dengan audio-visual yang sangat menarik untuk peserta didik, “jelasnya.

Penerbit Yudhistira juga berkomitmen untuk meningkatkan dan menyediakan bahan ajar (buku) yang berkualitas, dan dilengkapi dengan perangkat pendukungnya, seperti aplikasi Y-Book ini, bahkan Yudhistira merupakan satu satunya penerbit di Indonesia yang telah melengkapi buku cetak dengan aplikasi buku digital ini, “tambahnya.

Lebih lanjut ia menuturkan “penyusunan buku di penerbit Yudhistirajuga memperhatikan perkembangan regulasi pendidikan dan disesuaikan pada kurikulum yang sedang berlaku, baik kurikulum dalam naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun kurikulum dalam naungan Kementerian Agama.

selain menyediakan bahan ajar bagi guru dan siswa, penerbit Yudhistira juga menyediakan bahan administrasi yangmenjadi kebutuhan guru seperti perangkat pembelajaran untuk semua mata pelajaran disemua jenjang, “terangnya.

Ketua Yayasan Ummusshabri Dr. Supriyanto, MA dalam sambutannya ketika membuka kegiatan workshop menuturkan “Pembelajaran dengan hardbook itu sudah sangat familiar, sekarang mau tidak mau harus bisa beradaptasi dengan suasana pembelajaran baru khususnya di masa covid ini, dengan memanfaatkan media/sarana Y-Book. Pembelajaran di masa daring ini meskipun menggunakan media hard book atau Y-Booknamun ada tantangan yang besar yaitu bagaimana bisa meng-entertaine sebuah aksi pembelajaran yang dilakukan oleh guru sehingga pembelajaran itu tidak terkesan menoton, agar peserta didik bergairah atau bersemangat dalam mengikuti pembelajaran, “jelasnya.

Lebih lanjut ia menuturkan “Kualitas pendidikan itu dimulai dari kualitas pembelajaran, sedangkan kualitas pembelajaran dimulai dari kualitas guru, dan dari kualitas pembelajaranpula akan menciptakan kualitas kelas, sehingga berdampak pada sekolah yang berkualitas, ketika sekolahnya berkualitas maka berefek pada yayasan yang berkualitas, dan yayasan yang berkulitas pasti berefek pada daerah yang berkualitas.Sehingga ketika berbicara kualitas pendidikan pasti sasarannya adalah kualitas guru, sebab siswa hanya merupakan obyek.

Karenanya, atas nama Ketua Yayasan Ummusshabri saya mengucapkan terima kasih banyak kepada penerbitYudhistira yang telah berinisiatif untuk melaksanakan workshop ini, sebagai tambahan pengetahuan bagi guru sekaligus mengajak guru-guru berada dalam situasi yang beda ketika mereka melakukan pembelajaran secara daring, karena mau tidak mau bahwa kita harus beradaptasi secara cepat. Walaupun satuan pendidikan yang ada di Ummusshabri sudah mengantisipasi secara cepat, dan menginovasi model pembelajarannya sehingga muncul model pembelajaran hybrid learning atau blended learning yang sudah berjalan, “tambahnya.

Workshop pemanfaatan aplikasiY-Bookini diikuti oleh pengurus yayasan serta seluruh guru dan pegawai madrasah (Paud, MI, MTs dan MA)lingkup yayasan Ummusshabri Kendari.

Adapun Narasumber pada kegiatan workshop ini adalah Risman Sikumbang, S.IP., M.Pd (Koordinator Penerbitan dan Multimedia Yudhistira Pusat). MA/IK

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Additional information