Belasan Guru & Kepala Sekolah di Sulsel Studi Banding ke Ummusshabri

 


Kendari, (MTs Pesri )---Pada tanggal 25-26 November 2021, Belasanguru dan kepala sekolah/madrasahbeserta unsur pimpinan pada Pesantren Modern Cendikia Puruhita Ma’had Manailil Ulum Gowa Sulawesi Selatan yang terdiri dari unsur pimpinan yayasan, kepala sekolah dan guru melakukan studi banding di Ummusshabri. Kedatangan rombongan disambut oleh Ketua Yayasan Ummusshabri Dr. Supriyanto, MA bersama unsur pengurus yayasan lainnya, kepala madrasah, guru dan santri madrasah terpadu Ummusshabri Kendari di moment peringatan Hari Guru Nasional.

Pimpinan rombongan studi banding yang juga sebagai pengurus yayasan dan direktur pendidikan pondok pesantren Manailil Ulum Gowa Dr. H. Abdul Hafid, M.Pd bergembira bisa berkunjung dan bersilaturrahmi ke Ummusshabri Kendari, ia menuturkan bahwa“memilih Ummusshabri Kendari sebagai tempat studi banding karena kami mengetahui bahwa Ummusshabri memiliki segudang prestasi mulai dari tingkat lokal hingga tingkat nasional, sehingga keberadaan lembaga ini menjadi perbincangan dari banyak kalangan.

Lebih lanjut ia mengatakan “tujuan kami adalah untukmencari inspirasi, motivasi dan banyak belajar dari Ummusshabri Kendari yang nantinya menjadi modal bagi kami untuk mengembangkan Pesantren kami di Gowa, terutama bagaimana manajemen pengelolaan lembaga, pengembangan program cibi-ciber serta penyediaan SDM yang handal.

“Karenanya, kedatangan kami ke Ummusshabri ini mengajak serta Kepala MA dan MTs serta guru guru yang rata-rata merupakan usia muda, agar mereka lebih bersemangat untuk maju, “terangnya.

Sementara itu Dr. Supriyanto, MA, Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari tiada hentinya bersyukur "Alhamdulillah, bahwa Ummusshabri semakin diminati dan mendapat kepercayaan dari masyarakat, dengan  kedatangan 15 Kepala Sekolah dan Guru dari Sulawesi Selatan untuk melakukan studi banding ke Ummusshabri ini menjadi fakta bahwa Ummusshabri sudah diakui kualitasnya oleh para pelaku dan praktisi pendidikan di Indonesia.Selain itu para kepala Sekolah/Madrasah dan guru mereka fokus kepada 2 objek, yaitu sistem tata kelola dan program CIBI -CIBER yang merupakan kelas unggulan madrasah terpadu Ummusshabri. Walaupun demikian di Ummusshabri sekarang sudah tidak ada lagi dikotomi kelas reguler dan unggulan, karena semuanya sudah menjadi kelas bilingual, "jelasnya. (MA/IK)

 

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Additional information