Direktur KSKK Kemenag RI Kunjungi Ummusshabri Kendari

Kendari, (MTs Pesri --- Direktur Kurikulum, Sarana dan Prasarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Moh. Isom, M.Ag.  (Kamis, 27 Januari 2022) mengunjungi Ummusshabri Kendari.

Dalam kunjungan ini Direktur KSKK didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tenggara H. Zainal Mustamin, S.Ag., M.Si, Plt. Kakemenag Kota Kendari Marni, S.Ag., M.Pd, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sultra H. Muh. Shaleh, S.Ag., M.Pd.I, Kabid Pakis Kanwil Kemenag Sultra Mardawiah Kasim, S.Ag., M.Si, Kepala MAN 1 Kendari Tangkalalo, S.Pd., M.Pd, serta beberapa Kasi dan pejabat lingkup Kemenag Sultra dan Kota Kendari.

Direktur KSKK menyempatkan diri untuk melihat secara langsung proses pembelajaran di satuan pendidikan Ummusshabri yang telah menerapkan model pembelajaran berbasis tim teaching dan integrasi keilmuan dengan didukung pemanfaatan sarana teknologi pembelajaran semisal smart TV.

Pada momentum silaturrahmi tersebut juga dilakukan pertemuan tatap muka antara Direktur KSKK dengan segenap unsur pengurus yayasan, kepala madrasah dan wakil kepala madrasah lingkup Ummusshabri.

Dr. Supriyanto, MA, Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari dalam pengantar katanya dalam pertemuan ini menuturkan “Ummusshabri Kendari merupakan asset Kementerian Agama, sebagai madrasah Ummusshabri terus mengembangkan diri dan membangun citra positif sehingga nantinya keberadaan madrasah tidak lagi dipandang sebelah mata, dan ini telah dibuktikan oleh Ummusshabri yang saat ini sudah menjadi sekolah/madrasah tujuan dan favorit di Sulawesi Tengara, bahkan sudah menjadi tempat studi dari beberapa lembaga pendidikan termasuk dari luar daerah, “jelasnya.

“Keunggulan Ummusshabri ditandai dari berbagai prestasi yang diperoleh secara konsisten dari waktu ke waktu disetiap kali mengikuti lomba/kompetisi sains dan non sains mulai dari tingkat lokal hingga nasional bahkan internasional. Ummusshabri bersyukur karena memiliki SDM yang kreatif dan inovatif serta memiliki daya kompetitif tinggi, hal ini disebabkan karena SDM yang ada di Ummusshabri semuanya adalah hasil sebuah selekssi/assesment yang ketat, "tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, “Ummusshabri juga merupakan madrasah yang memiliki komitmen dalam moderasi beragama, terlebih pada pertengahan bulan November 2021 launching gerakan moderasi beragama di madrasah dilaksanakan di Ummusshabri oleh wakil menteri Agama RI “Zainut Tauhit Sa’adi“, dan memang selama ini Ummusshabri sudah memiliki konsep kerukunan dan toleransi yang jelas, dan sudah beberapa kali Ummusshabri mengikuti dan menyelenggarakan kegiatan pertukaran budaya dengan beberapa negara.

Diakhir pengantarnya Supriyanto menitip pesan kepada direktur KSKK, “Kementerian Agama sudah seharusnya memikirkan sebuah regulasi yang bisa dijadikan sebagai dasar dan payung hukum buat madrasah untuk bisa bertransformasi menjadi madrasah internasional, karena madrasah memiliki potensi yang besar, misalnya banyak madrasah yang telah mengembangkan pengajaran berbasis billingual, “tutupnya.

Sementara Direktur KSKK Kemenag RI, Prof. Dr. H. Moh. Isom, M.Ag´dalam mengawali sambutannya mengapresiasi perkembangan Ummusshabri, “saya sangat terkesan dan terkesimak dengan kemajuan dan prestasi yang dimiliki oleh Ummusshabri, bahkan jika kita mengacu kepada standar pendidikan, sarana dan prasarana maka Ummusshabri sudah sangat layak menjadi madrasah percontohan, “saya berharap agar capaian kemajuan dan prestasi ini harus dipertahankan dengan sebaik-baiknya karena meraih sebuah prestasi itu lebih mudah daripada mempertahankannya, karenanya kita tidak boleh cepat puas, apalagi merasa sudah berada di zona nyaman, “ingatnya.

“Lembaga pendidikan yang bagus di dunia ini misalnya Harvard University, Cambridge University, Oxford University dan Al-Azhar University sangat ditentukan oleh 2 hal, yaitu; kapasitas dan kualitas SDM tenaga pendidiknya serta  kualitas dan daya pakai Alumninya diberbagai bidang. “walaupun secara fisik bangunannya tidak sebagus yang lainnya akan tetapi jika memiliki SDM tenaga pendidik yang mumpuni dan alumninya yang hebat maka lembaga pendidikan itu akan menjadi destinasi dan referensi para penuntut ilmu, “jelasnya.

Lebih lanjut beliau mengatakan “ke depan arah pendidikan di Indonesia terutama jika diberlakukannya kurikulum 2022 (kurikulum merdeka) akan memberikan keluasan kepada setiap lembaga pendidikan dan guru agar lebih berkreasi, inovasi, Improvisasi, dan berfikir agility (tidak kering ide) terutama dalam mengakses setiap perkembangan zaman dan adaptif dengan kemajuan zaman.

“walaupun demikian, obyek pendidikan tetaplah manusia sehingga karakter, value dan nilai-nilai kemanusiaan lainnya tak mungkin tergantikan oleh alat-alat sebagai penanda kemajuan zaman, “pesannya.

Kunjunghan Ke Ummusshabri ini merupakan kunjungan yang kesekian kalinya dari beberapa pejabat pemerintah pusat termasuk dari Kementerian Agama RI.I (MA/IK)

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Additional information