Kepala Madrasah Negeri se-Kota Jambi Studi Tiru ke Ummusshabri

 

Kendari, (MTs Pesri)---Lembaga Pendidikan lingkup Yayasan Ummusshabri Kendari Ahad, 3 September 2023 mendapatkan kunjungan Tim Studi Tiru dari Kota Jambi yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jambi H. Abd. Rahman, S.Ag., M.Pd.I beserta kepala Seksi dan staff serta para Kepala Madrasah Negeri (MIN, MTsN, MAN) se Kota Jambi yang totalnya berjumlah 15 orang untuk melakukan kegiatan Studi Tiru tentang perkembangan Ummusshabri.

Kegiatan ini diawali dengan penyambutan Tim Studi Tiru oleh segenap pengurus Yayasan dan para kepala Madrasah Ummusshabri bertempat di aula mini Kantor Yayasan yang selanjutnya dilakukan sharing informasi dan pengalaman antara kedua belah pihak dan setelah dilakukan acara dialog dan tanya jawab di aula, kegiatan Studi Tiru selanjutnya adalah visiting class, untuk melihat lebih dekat tentang kondisi tempat dan sarana pembelajaran di masing-masing satuan Pendidikan (PAUD, MI, MTs dan MA).

Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari Dr. H. Supriyanto, MA mengawali sambutannya dengan mengucapkan terima kasih kepada tim Studi Tiru yang telah menjadikan Ummusshabri sebagai sasaran kegiatan ini, selanjutnya ia juga memperkenalkan satu persatu pengurus Yayasan dan kepala Madrasah lingkup yayasan Ummusshabri.

Lebih lanjut beliau menjelaskan “sejarah berdiri dan perkembangan Madrasah di Ummusshabri yang dimulai dari Madrasah Aliyah (1973), madrasah Tsanawiyah (1987), madrasah Ibtidaiyah (1996) dan PAUD (2013), ekspansi institusi Ummusshabri itu unik dan terbalik karena dimulai dari atas ke bawah padahal lazimnya adalah dari bawah ke atas.

“Selanjutnya tahun 2013 kita mulai melakukan tata kelola manajemen dan target mutu berbasis kinerja SDM, maka sejak itulah Ummusshabri dapat mengakselerasi diri dengan madrasah yang ada di Sultra.

“Pada tahun 2015 didirikan program kelas Cibi Ciber yang berbasis bilingual, sehingga dilakukan assessment open rekrutment tenaga pendidik dan kependidikan termasuk juga kepala madrasah secara terbuka dengan melibatkan penguji dari luar yang independent, dan sejak itulah pergerakan kemajuan Ummusshabri mulai agak cepat, dan seiring dengan itu maka Ummusshabri sudah mulai berani menaikkan kost atau biaya Pendidikan, dan biaya tersebut diarahkan kepada investasi institusi secara mandiri seperti perbaikan dan pengadaan sarana-prasarana yang memadai, bagus dan modern seperti yang kita saksikan saat ini “jelasnya.

Terkait dengan pengembangan kurikulum beliau juga menjelaskan “sejak tahun 2017 Ummusshabri menerapkan double kurikulum yaitu kurikulum nasional dan kurikulum internasional (Cambridge), inilah yang menjadi cikal bakal dibukanya kelas Internasional tahun ini, sekaligus diterapkan model assessment Cambridge untuk tiga mapel Sains, Math dan English, selain dari assessment nasional “tutupnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Jambi H. Abd. Rahman, S.Ag., M.Pd.I mengawali sambutannya dengan memperkenalkan seluruh Tim Studi Tiru yang terdiri dari para Kepala Madrasah Negeri (MIN, MTsN dan MAN) di Kota Jambi.

Dalam kesempatan ini pula, Ia mengucapkan “terima kasih kepada segenap pengurus Yayasan Ummusshabri yang telah berkenan menerima Tim Studi Tiru kami, dan juga mewakili rombongan mengucapkan permohonan maaf karena telah merepotkan dan mengganggu waktu libur bapak ibu”

Ia menambahkan “tujuan kami datang ke Ummusshabri selain untuk bersilaturrahmi, juga untuk melihat dan belajar lebih jauh kepada Ummusshabri dalam mengelola dan mengembangkan Lembaga ini, mulai dari penyediaan sarana prasarananya yang megah, mendesain kurikulumnya terutama dalam menerapkan double kurikulum (nasional-internasional), system rekrutmen tenaga pendidik dan kependidikannya serta program pengembangan lainnya.

“Mudah-mudahan silaturrahmi ini semakin kokoh ke depannya, dan banyak memberikan manfaat dari silaturrahmi itu sendiri, seperti dalam hadits manfaat orang yang bersilaturrahmi akan dipanjangkan usianya dan di luaskan rizkinya “harapnya.

Setelah melihat lebih dekat tentang Ummusshabri, beliau menuturkan “saya dan rombongan terkesimak dan memperoleh banyak ilmu yang nantinya dapat kami terapkan di Jambi, dan hanya satu kata yang bisa saya katakan bahwa madrasah di bawah naungan Yayasan Ummusshabri Kendari mantap, mantap dan mantap, “tutupnya. (MA/IK)

 

 

 

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Additional information